Home Nasional Politik Pendidikan Ekonomi Olahraga Kesehatan Hiburan Hukum

Cara Mudah Membedakan Berita Hoaks dan Berita yang Benar di Internet

AGUS
Wartawan • 23 jam lalu
Bagikan:
7 Dibaca
Cara Mudah Membedakan Berita Hoaks dan Berita yang Benar di Internet

Tangerang, Jurnal-Ankol.id – Internet membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi. Hanya dalam hitungan detik, sebuah berita dapat tersebar melalui media sosial, WhatsApp, TikTok, Facebook, hingga berbagai platform lainnya.

Namun, tidak semua informasi yang beredar di internet merupakan berita yang benar. Sebagian informasi bisa saja hoaks, menyesatkan, atau sengaja dibuat untuk menarik perhatian masyarakat.

Lalu, bagaimana cara mengetahui sebuah berita benar atau hoaks?

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

1. Jangan Langsung Percaya Judul

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah judul berita.

Judul yang menggunakan kata-kata berlebihan seperti “VIRAL!”, “TERNYATA SELAMA INI…”, “WAJIB TAHU!”, atau “SEBARKAN SEKARANG JUGA!” perlu diperiksa lebih lanjut.

Judul yang menarik perhatian belum tentu menunjukkan bahwa informasi tersebut salah, tetapi pembaca sebaiknya tidak langsung menyimpulkan sesuatu hanya berdasarkan judul.

Baca isi beritanya sampai selesai.

2. Periksa Sumber Beritanya

Lihat siapa yang menerbitkan informasi tersebut.

Apakah berasal dari media yang jelas? Apakah terdapat nama penulis, tanggal terbit, dan alamat situs yang dapat dipercaya?

Jika informasi hanya berasal dari pesan berantai tanpa sumber yang jelas, sebaiknya jangan langsung mempercayainya.

3. Cek Tanggal Berita

Berita lama sering kali dibagikan kembali seolah-olah merupakan kejadian terbaru.

Misalnya, sebuah peristiwa terjadi pada tahun 2023, tetapi pada tahun 2026 kembali beredar dengan keterangan seolah-olah baru terjadi.

Karena itu, selalu periksa tanggal publikasi dan konteks berita.

4. Bandingkan dengan Media Lain

Jangan hanya membaca satu sumber.

Jika sebuah informasi dianggap penting atau mengejutkan, coba cari berita yang sama di beberapa media lain.

Apabila informasi tersebut benar-benar terjadi dan merupakan peristiwa besar, biasanya akan terdapat pemberitaan dari lebih dari satu sumber terpercaya.

5. Periksa Foto dan Video

Foto dan video juga bisa digunakan untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan.

Sebuah foto lama dapat digunakan untuk menggambarkan kejadian baru. Begitu juga video dari negara atau daerah lain dapat diberi keterangan yang berbeda dari kejadian sebenarnya.

Karena itu, jangan hanya bertanya “Apakah fotonya asli?”, tetapi juga tanyakan:

“Apakah foto atau video tersebut benar-benar berkaitan dengan kejadian yang diberitakan?”

6. Jangan Mudah Percaya Informasi yang Memancing Emosi

Hoaks sering dibuat agar pembaca merasa marah, takut, panik, atau sangat penasaran.

Semakin kuat emosi yang muncul, semakin besar kemungkinan seseorang langsung membagikan informasi tersebut tanpa melakukan pemeriksaan.

Jika sebuah berita membuat kita langsung ingin menekan tombol “Bagikan”, justru saat itulah kita sebaiknya berhenti sebentar dan memeriksanya.

7. Perhatikan Alamat Situs

Periksa alamat website tempat berita tersebut diterbitkan.

Pastikan nama domainnya benar dan bukan situs yang sengaja dibuat menyerupai media lain.

Selain itu, jangan menganggap sebuah website pasti terpercaya hanya karena tampilannya terlihat profesional. Tampilan website bukan bukti bahwa seluruh informasinya benar.

8. Gunakan Situs Pemeriksa Fakta

Jika masih ragu, informasi tersebut dapat diperiksa melalui layanan pemeriksa fakta.

Di Indonesia, masyarakat dapat menggunakan TurnBackHoax.id yang dikelola MAFINDO atau memeriksa klarifikasi dari lembaga dan media yang kredibel.

Untuk informasi resmi mengenai suatu peristiwa, utamakan sumber resmi dari instansi atau pihak yang terkait.

Jangan Langsung Sebarkan

Pada akhirnya, cara paling sederhana untuk mencegah penyebaran hoaks adalah berhenti sejenak sebelum membagikan informasi.

Gunakan prinsip:

Baca → Periksa → Bandingkan → Baru Bagikan.

Jika masih ragu terhadap kebenaran sebuah informasi, lebih baik tidak membagikannya terlebih dahulu.

Satu orang yang melakukan pemeriksaan sebelum membagikan berita mungkin terlihat sederhana. Namun, kebiasaan tersebut dapat membantu mencegah informasi yang salah menyebar lebih luas di masyarakat.

Jadi, sudahkah Anda memeriksa berita sebelum membagikannya hari ini?

* Ags,Jurnal-ankol.id***

Penilaian Pembaca
5.0
1 pembaca memberi penilaian

Bagaimana menurut Anda?
Terima kasih atas penilaian Anda
Lihat Semua Berita
Ad Space Available Pasang iklan Anda di sini
Ad Space Available Pasang iklan Anda di sini
Ad Space Available Pasang iklan Anda di sini
Berhasil
Rating berhasil dikirim.